Dicetuskan oleh penulis Cal Newport, minimalisme digital adalah filosofi penggunaan teknologi. Ini melibatkan pemilihan alat digital secara sengaja yang memberi nilai tambah pada hidup Anda dan membuang sisanya. Jika waktu layar membuat Anda merasa cemas atau lelah, inilah cara memulainya.
Fase 1: Pembersihan
Mulailah dengan menghapus aplikasi yang tidak Anda gunakan dalam 30 hari terakhir. Selanjutnya, hapus aplikasi yang situs web selulernya berfungsi dengan baik (seperti Amazon atau Twitter). Melakukan tugas di peramban seluler memberikan sedikit hambatan yang cukup untuk mencegah pengecekan tanpa sadar.
Fase 2: Tenangkan perangkat
Notifikasi melatih Anda untuk merespons ponsel layaknya anjing yang mendengar lonceng. Buka Pengaturan > Notifikasi dan bersikaplah tegas. Matikan lencana dan spanduk untuk semuanya kecuali panggilan telepon, acara kalender, dan pesan langsung.
Fase 3: Hilangkan saturasi pengalaman Anda
Perangkat minimalis harus terlihat seperti itu. Warna-warna cerah dan latar belakang gradasi merangsang otak. Ubah wallpaper Anda menjadi warna gelap polos dan ubah layar Anda menjadi skala abu-abu (grayscale).
Menggunakan aplikasi seperti StayGray untuk mengotomatiskan tampilan hitam-putih memperkuat gagasan bahwa ponsel adalah sebuah alat bantu. Anda akan terkejut betapa berkurangnya keinginan Anda untuk memegang ponsel saat layar tersebut tidak lagi bersinar terang di hadapan Anda.
Fase 4: Tetapkan batasan
Tentukan zona atau waktu bebas teknologi. Tempat termudah untuk memulai adalah kamar tidur. Jauhkan ponsel Anda dari kamar sepenuhnya saat Anda tidur. Gunakan batasan fisik untuk memperkuat batasan mental.
Tujuan jangka panjang
Minimalisme digital adalah praktik yang berkelanjutan. Ini tentang menumbuhkan kehidupan di mana Anda mengendalikan perhatian Anda. Dengan menyederhanakan antarmuka perangkat Anda dan mengurangi kebisingan visual, Anda mengambil langkah besar pertama untuk merebut kembali waktu Anda.